[ SERANG ] Ujung Barat Pulau Jawa, Rawadano

Setelah istirahat sejenak di rumah dan sebagai penutup perjalanan panjang menyusuri pulau jawa saya menuju bandung kemudian serang adalah sebagai tujuan akhir. Bertemu dengan beberapa teman yang sudah janjian di kampung rambutan pada 21:00 WIB. Tiba di kampung rambutan teman saya juli lian, nurul, arthur dan om hendra belum ada. Beberapa saat kemudian neng nurul sms dan ternyata sudah di kampung rambutan sedang membeli nasi goreng. Tak lama kemudian saya melihat penampakan orang memakai switer FKMB boyolali yang saya kira adalah anak Boyolali namun kok saya tidak kenal ya. Duduk di kursi tunggu bus sambil tengok tengok sesekali meyakinkan yang memakai switer FKMB beneran anak boyolali bukan. Tak lama kemudian mamih juli lian dan om hendra beserta om arthur di belakang mengikuti datang. Lama ngobrol ngobrol setelah lama tak bersua kami berlima di kursi tunggu serasa ada yang memperhatikan. Seorang gadis sendirian duduk tak jauh dari kursi kami sesekali mencuri pandang ke arah kami ntah dia rombongan kami atau bukan atau dia seorang solotravel juga belum tau. Setelah mamih juli call om amoy sebagai koordinatornya maka ketahuanlah bahwa orang yang memakai switer FKMB dan gadis sendiri tadi adalah rombongan ke serang rawadano juga. pukul 22:xx kami berangkat menuju serang dan karena saya capek perjalanan dari bandung menuju kampung rambutan saya pun tertidur dalam bis. Terbangun dan tetiba sudah sampai di serang yaitu di universitas UNTIRTA.
Dari UNTIRTA kami menuju RAWADANO keesokan harinya setelah subuh, selama 3 jam perjalanan menyusuri pedesaan. Melewati hutan dan perbukitan serta ladang warga desa. Setibanya di pemberhentian bus terakhir rombongan pun melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki ntah jauhnya berapa kilometer, namun jika di ukur dengan lama perjalanan adalah 2-2,5 jam dengan berjalan santai. Sebelum ke rawa rawa kami menyambangi rumah pak udin sebagai guide dan operator sampan mini. Tak jauh dari rumah pak udin kami sampai di rawa rawa. Pagi hari yang mendung dan flat berubah menjadi berawan dan cerah setibanya di rawa rawa.

setelah capek seharian menyusuri rawa rawa kami lanjut ke villa camp carita yang terletak di atas bukit pantai carita. View yang bagus dari atas membuat villa ini mempunyai nilai lebih, namun sore itu mendung jadi tak nampak sunset yang indah. Malamnya di adakan acara bakar bakar rumah , eh salah bakar bakar ikan ding. Dan keesokan paginya setelah sarapan nasi goreng ala chef cipluk kami menuju air terjun gendang. Perjalanan dari villa di perkirakan sekitar 30 menit berjalan santai. Melewati hutan berpohon besar dan rindang memang membuat tidak bosan selama treking namun kok dari 30 menit menjadi 2 jam itu yang sangat menggeramkan.

vidper / video perjalanan

You may also like...

Leave a Reply