[ SUKABUMI ] Ujung Genteng Part 2 ( *Edisi Nggembel 100% )

Tadinya males untuk ke UG lagi tapi karena ajakan seorang temen yg ngajak jalan2 kmna dan bingung mau ngapaian.akhirnya aku tawarin gmna klo ke UG??, eh lsg mau2 aja dia. ERIK adalah nama yang ngajakin jalan2 tersebut. sebelumnya ke UG versi enak dan enak. beda dengan yang ini adalah versi se kere-kerenya.
tapi satu kata untuk UG part 2 “GREAT!!!”.
personil yg ikut adalah: saya sendiri.budi setiyawan(lau pao chan), yakopus pramadya, mulya erik H, aulia ulik huda, sandy purniawan, andik jancug, endang kupat. this is the real adventure dude. next destination where???
perjalanan ke ujung genteng di mulai dari kampus tercinta STT Telkom, menyusuri jalanan menuju cimahi-padalarang-cianjur-sukabumi-pelabuhan ratu- dan ujung genteng. perjalanan dengan motor atau touring yang sangat panjang memakan waktu sekitar 9 jam dari dayeuh kolot bandung. saat itu saya dan andik masih ada kuliah dan keperluan di kampus sehingga 6 orang yang lain pun berangkat duluan dan menunggu di cianjur. pukul 15.xx begitu andik selesai kuliah saya langsung tancap gas menuju cianjur sesuai perjanjian yang sudah di sepakati. selama satu jam perjalanan akhirnya sampai juga di cianjur dan bertemu dengan rombongan lainnya. selesai rombongan mengisi bahan bakar motor maka perjalanan dilanjutkan dan sempat berhenti istarahat dan shalat di sukabumi yang rupanya jaraknya masih sekita 5 jam menuju ujung genteng. masih separo perjalanan tapi sebagian besar pasukan merasakan kelaparan akhirnya memilih berhenti sejenak menikmati nasi goreng sembari bertanya tanya. selesai makan malam kami melanjutkan perjalanan dengan mengikuti saran bapak penjual nasi goreng yaitu melalui jalur pelabuhan ratu karena jalur tersebut lebih rame dan aman daripada jalur jampang kulon. sekiranya sudah 3 jam perjalanan akhirnya kami sampai di masjid surade, karena masih pukul 01.xx dini hari maka kami memilih menginap di emper masjid surade dan menunggu subuh di sana.
baru keesokan harinya seusai shalat subuh kami melanjutkan perjalan menuju pantai TPI mengejar sunrise. harapan pun tidak sia sia karena sunrise cukup indah pagi itu.

pantai timur TPI

coboy pantai by yakob
foto bareng

setelah selesai menikmati sun rise di pantai TPI kami lanjut menuju pangumbahan. ya berharap bisa melihat pelepasan anak penyu di pangumbahan.

mampir pantai ujung genteng

foto narsis

karena pelepasan penyu di lakukan sore hari maka sebelum sore hari kami harus ke tempat yang laen dahulu. setelah ngobrol ngobrol dengan penjaga warung tepi pantai pangumbahan kami di sarankan ke pantai ombak 7. ombak 7 bukan karena ombaknya tingkat 7 tapi karena susul menyusul hingga 7 ombak dan memang ombaknya gede dan tinggi bro. sebelum sampai ombak 7 pun kami harus bener2 melalui dahsyatnya jalur liar atau kami sebut dead road bukan offroad lagi. ya karena apa??karena tidak melewati hutan lebat dan berlumpur tapi kami harus melalu jembatan kecil dari bambu, sungai penuh lintah alias pacet, melalui lumpur tletong kebo, perkebunan warga, padang ilalang setinggi dada orang dewasa dan laut pasir di akhir perjalanan.

mungkin laen waktu saya update foto2 dead road tersebut bro hehehehe. sementara yang manis manis dulu yang saya uplod.

pangumbahan sunset
air terjun cikaso

saya sekian dulu untuk hasil jalan2 ke UG part gembel.
rincian biaya :
bensin : PP 80rebu (satu motor 2 orang bagi dua jd 40rebu)
makan : @ 6000-8000
hotel alam (emper mesjid) : gratis
hotel kedua : musola pom bensin : gratis
guide ke ombak 7 : 120ribu –> @15.000
dengan biaya total perjalanan  adalah enampuluh sekian ribu.

You may also like...

4 Responses

  1. Mantab surantab pak..hahaha..
    jaluk poto2ne pak 😛

  2. Budi says:

    lau pao chian…
    ah kupat,,wes matek kui le,,,,
    awakQ loro kabeh,,,

  3. Mulya Erik says:

    mantap gan…

    next destination?

    saya prinsipnya cuma 1 gan..
    gimana ramenya aja.. 😀

  4. wah wah photo2nya lsg di cicipi di lepi erik aja hahahaha….

    oke2 next ntar aja bis lebaran ya hehehe

Leave a Reply